Jumat, 15 Januari 2010

Formalitas

pernahkah kau melihat sebuah formalitas dalam hidup?
atau mungkin kau terlalu sering melihatnya?

bagiku, formalitas tidak jauh berbeda dengan topeng
sesuatu yang dilakukan hanya untuk sebuah penampilan, tanpa ada kebenaran di dalamnya..
bukan berarti itu adalah kebohongan, namun, tidak juga kejujuran

sejujurnya, aku benci hal ini
karena ini tidak melibatkan hati
bahkan , otak pun kadang tidak ingin menerimanya...

hal ini sering kujumpai dalam berbagai aspek, itu yang membuatku semakin tidak suka
saat ada ucapan selamat, maaf, terima kasih dan yang lainnya
yang dihadirkan untuk sebuah kepalsuan, bukan ketulusan
aku tidak berburuk sangka, tapi tanyakanlah pada hatimu, apakah kau pernah melihatnya dengan jelas?

bahkan ungkapan perasaan tidak jarang menjadi sebuah formalitas belaka tanpa benar-benar memahami apa yang disebut dengan perasaan itu...
status ini dan itu pun menjadi formalitas untuk mendapatkan sesuatu
sedangkan di dalamnya, tak ada satupun yang tertulis dalam hati mengenai arti status itu sebenarnya,,,

hal ini memang sudah sangat lumrah untuk dilihat
karena beberapa pengguna topeng ini mengatasnamakan hubungan sosial dan sebagainya
namun,
bisa dibayangkan, apa yang akan kau rasakan, saat ada yang mengatakan "aku sayang kamu" sebagai sebuah formalitas, sebuah topeng bicara, yang tidak terpatri dalam hati tapi hanya tercatat di otak agar mulut mengatakannya

perhatikan topeng yang kau gunakan,
jangan sampai kau menyakiti orang lain dengannya
atau kau membuat orang lain menjadi pengguna topeng juga sepertimu

7 komentar:

sat sat risat mengatakan...

saya tidak menyangka ternyata dibalik ke ikhwatan-nya itu, gadis ini menyimpan kemuakan terhadap segala macam formalitas yg (mungkin) banyak bertebaran disekelilingnya. sebuah api dalam sekam yang terpapar jelas dalam bentuk tulisan. ternyata gadis yg satu ini memiliki bakat pemberontak setingkat dengan penganut punk, terutama pada tiga baris terakhir. nice work.

Risty mengatakan...

dasar lo syad....
ke ikhwatan apa lagi?
hahaha,,, salah kosakata bung!!
* gadis ini juga hanyalah manusia yang memiliki perasaan...

hehehehe...

sat sat risat mengatakan...

maksut gw ikhwat. yaelah beda sehuruf doang. seneng banget lo kayaknya liat gua salah. haha

sat sat risat mengatakan...

eh akhwat mksdnya
tuh kan salah lagi

Rahmi Aulina mengatakan...

hey riiss udah bisa dikomen nih hehe.. eh eh mau doong gw waktu itu pernahmau bikin themes kayak gini, kok susah ya.. gimana bikinnya// bikinin doong :D

Risty mengatakan...

@risat : haha,, salah ampe 2 kali gitu bungg,,, ganti kacamatanya kali tuh.. hehehe

@amiy : iya miy, akhirnyaa...hehe,, sini2,, tak ajarin,, eazy koq..

marzain adam mengatakan...

Sudah muak mgkin terhadap formalitas yang menusuk hati